Bogor-globalnews7.id
Ciseeng,12 Agustus 22. Tepat nya hari Jumat kami mencoba menghampiri petani ikan hias BP. Jaya , yg terlihat sangat sedang duduk didepan saung memperhatikan empang2 nya dan ikan hias yg sedang dia pandang.
Assallamuallailum p.jaya apa kabar sedang apa nih keliatan nya bingung sekali, langsung dia buka bicara dan sy menghampirinya.
Sy lagi bingung bagaimana nasib2 petani ikan hias ini kedepan sedangkan ekonomi tidak jelas , ini terjadi semenjak datang nya covit 19 3 THN kebelakang hingga saat ini sangat2 parah dan penghasilan sy pun jauh merosot hingga tak jelas pendapatan uang nya , sebelom , sy liat ikan sy dari 20 Empang / Empang paling isi nya 100ekor yg biasanya minimal 1000ekor.,
Pembeli yg datang sepi TDK seperti biasa nya , sekalipun ada yg datang paling kuat beli 100 ekor itupun minta harga nya dibawah pasaran karna menjual nya aga Sulit.”ujarnya
Kepada Globalnews7.id bogor 12/8/2022

Bagaimana p.jaya klw ada pendana yg mau bergabung sama bapak.
Banyak yg mau kasih tambah modal tp saya belom siap klw keadaan ekonomi masih seperti ini ,bisa2 modal habis untuk biaya makan saya aja , satu hari sy butuh 100rb , bahkan klw dulu sebelum covit sy siapkan 200rb/ hari,karna banyak tamu yg datang dr luar kota Jawa timur,Jawa barat ,Sumatra kan harus kita jamu kopinya ,roko terkadang makan juga sy siapkan ,tp sekarang masyaallah ga usah 100rb buat merokok sama makan saja sulit sekali.
Mf BP,saya harus kerja lagi sekarang sy tidak ada anak buah, nanti kita sambung lagi ngobrol nya .
Keluhan petani ikan hias , dampak dr ekonomi yg semakin tidak jelas semenjak abis covid 19 ini para petani ikan hias cendrung menurun dratis berharap pemerintah beri solusi kepada petani ikan hias melalui pemerintah pertanian dikab,bogor.
(Kep.biro Idris minang)












