Globalnews7.id,Jakarta-Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengamankan jalur mudik Lebaran yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi. Salah satu fokus utama adalah penutupan putaran balik (U-turn) ilegal serta penataan infrastruktur jalan demi mengurangi potensi kecelakaan.
Langkah ini dilakukan setelah polisi menemukan sejumlah titik kerusakan jalan di jalur utama mudik, khususnya di sepanjang Pantura Bekasi–Karawang dan Jalan Inspeksi Kalimalang yang kerap dilalui kendaraan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Sugihartono, mengatakan kerusakan jalan ditemukan di sejumlah titik mulai dari wilayah Tambun hingga Cikarang Timur.
“Kerusakan jalan berada di sepanjang Jalan Pantura Bekasi–Karawang serta Jalan Inspeksi Kalimalang, mulai dari wilayah Tambun hingga Cikarang Timur,” ujar Sugihartono, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan hampir seluruh kawasan dari Tambun hingga Kedungwaringin memiliki titik kerusakan, baik di jalur Pantura maupun Kalimalang.
“Yang jelas setiap kawasan dari mulai Tambun sampai Kedungwaringin, baik di Pantura maupun Kalimalang, ada semuanya (kerusakan),” katanya.
Untuk mengantisipasi dampak tersebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar perbaikan jalan dapat dilakukan sebelum puncak arus mudik.
Selain itu, polisi juga melakukan penataan sarana dan prasarana lalu lintas, termasuk penutupan U-turn ilegal yang dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.
“Kami memastikan sarana prasarana jalan yang akan dilintasi pemudik, termasuk penutupan U-turn ilegal serta perbaikan jalan berlubang, sehingga saat arus mudik para pemudik merasa aman dan nyaman. Mudah-mudahan tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada kondisi jalan, Satlantas Polres Metro Bekasi juga melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum serta kesiapan awak pengemudi untuk memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat layak beroperasi selama perjalanan mudik.
Dalam pengamanan arus mudik tahun ini, Polres Metro Bekasi mengerahkan 463 personel, termasuk 77 anggota polisi lalu lintas yang bertugas langsung di lapangan.
Sebanyak 10 pos pengamanan juga disiapkan, terdiri dari satu pos terpadu, lima pos pelayanan, dan empat pos pengamanan yang tersebar di jalur strategis.
Pengamanan jalur mudik ini turut melibatkan berbagai instansi, di antaranya unsur Tentara Nasional Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, hingga Saka Bhayangkara.
Sugihartono mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
“Kami mengimbau para pemudik agar berhati-hati di jalan, menaati rambu lalu lintas, dan apabila merasa lelah segera beristirahat di pos-pos yang telah disediakan oleh Polri,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan menjadi hal paling utama selama perjalanan.“Keluarga menanti kalian di rumah,” tutup Sugihartono.
(burhan)












