Breakingnews
Globalnews7.id,Jakarta-Berukang kali pihak Kemendikdasmen secara resmi telah mengeluarkan peringatan keras mengenai maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan kementerian, termasuk oknum yang mengaku sebagai pegawai, pejabat Kemendikdasmen, atau bahkan bisa memenangkan proyek.
Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) mengungkap banyak proyek fiktif yang ditawarkan Ahmad Akib si pelaku menjanjikan pengadaan barang atau jasa, renovasi sekolah, hingga bantuan dana pemerintah dengan syarat menyetor sejumlah uang.
Ahmad Akib yang mengaku sebagai orang Biro Keuangan di Kemendikdasmen meminta transfer dana cepat atau data pribadi dengan dalih administrasi atau kebijakan darurat kepada seorang pengusaha sebesar 180 juta.
Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS menegaskan,” Ahmad Akib
Tipu Pengusaha Rp 180, Modus Janjikan Proyek di Kemendikdasmen sejak bulan oktober 2025 hingga kini 2026 proyek yang dijanjikan tidak kunjung datang, sehingga pengusaha merasa tertipu,” tegas R.Bambang SS kepada awak media Selasa (9/6/2026) di Jakarta.
R.Bambang.SS menambahkan,modus yang dilakukan Ahmad Akib menipu dengan menjanjikan proyek pengadaan kebutuhan sekolah diKemendikdasme,nyatanya, proyek tersebut tidak pernah ada hingga akhirnya korban merasa tertipu.

Hasil investigasi yang dilakukukan CIC dilapangan, pengusaha awalnya dikenalkan oleh rekannya Arya dan Aryo kepada Ahmad Akib, lalu terjadi pertemuan antara pengusaha dan Ahmad Akib di Kemendikdasmen, lalu terjadi perjanjian akan mendapat proyek, sehingga pengusaha melakukan transaksi uang melalui rekening Arya Rp 180 beberapa kali transaksi dan Arya langsung mengirim dan ke rek Ahmad Akib dengan nominal yang sama sebesar 180 juta.
Ahmad Akib juga menjanjikan kepada korban apabila mau mengambil proyek akan mendapat keuntungan sebesar 30 persen kurun waktu tiga bulan.

R.Bambang.SS mengungkapkan,” Saya sudah cek nama Ahmad Akib bukan pegawai di Kemendikdasmen di Gedung C di biro keuangan maupun di gedung E kemendikdasmen, ternyata yang bersangkutan cuma mengaku ngaku sebagai pegawai kemendikdasmen dengan cara memalsukan indetitasnya agar dapat melakukan aksi tipu daya kepada korban?. Untuk itu saya meminta tegas kepada Polda Metro Jaya segera memburu dan menangkap Ahmad Akib dan kelompoknya, untuk mepertanggung jawabkan perbuatan melawan hukum,” ujar Ketua Umun CIC.
(PN)












