Sumatra barat-globalnews7.id
Sumatra barat salah satu wisata dan tempat terindah yang banyak ditemui masih belum terurus itu berada disumatra barat namun belum semuanya terkoordinasi oleh pemerintah pusat maupun daerah setelah bali sumatra barat juga memiliki alam yang tidak kalah dengan bali.
Salah satu tempat yang berseblahan dengan danau meninjau yaitu
Pesona alam Mountain view bukit siriah salah satu wisata alam kecamatan sungai geringging kabupaten padang pariaman yang selalu alami dan sejuk udara yang bagus untuk pernapasan pohon pohon yang masih utuh.

Wisata alam bukit sirih diresmikan pada awal tahun 2016 wisata dikawasan ini menyediakan arena tempat main jalan jalan yaitu mountain view, jenjang seribu bukit siriah, rumah pohon atau pondok selfi, dan maninjau hicking spot yang bisa memembus danau maninjau melewati gunung bukit sirih ini lokasi danau maninjau lumayan dekat bersebrangan dg bukit sirih.
Lokasi wisata ini tepatnya terletak di korong lambeh nagari malai III koto kec, sungai geringging kabupaten padang pariaman sumatra barat.
Pada tahun 2018 lalu adalah puncaknya wisatawan datang mengunjungi lokasi wisata bukit siriah, pada libur lebaran saja pengunjung mencapai 2.000 orang datang setiap harinya dan snagat ramai.
Ramainya wisatawan yang datang berkunjung memberikan dampak baik bagi masyarakat sekitar, masyarakat sekitar yang berdagang minuman makanan bisa berpenghasilan hingga mencukupi buat kehidupan.
Dan Untuk mendukung melengkapi fasilitas wisata lambeh kec.sungai geringging ini masyarakat juga berkenan menjadikan rumahnya untuk penginapan/homestay, ada beberapa homestay di korong lambeh lokasi wisata bukit siriah.

Selain itujuga pendapatan pedagang meningkat untuk menambah omset yang lumayan mwncukupi.dan Kini objek wisata bukit siriah terlihat sepi hampir tak ada wisatawan yang datang salah satunya mungkin disebabkan karena pandemi virus korona 2 tahjn lebih juga para perantaupun belum bisa balik.
Namun saat ini sudah ada pengunjung meski tidak banyak namun ada pada hari dan waktu tertentu saja untuk Para pendaki gunung dan para pendatang lokal.
Dan kini Gerbang masuk menuju puncak bukitnya saja sudah rimbun tertutupi semak belukar, anak tangganya sudah tampak kehitaman tertutupi lumut.
Area selfi di puncak bukit sudah tak jelas sudah rimbun oleh semak belukar rumah pohon atau pondok selfi pun sudah tak ada lagi mungkin sudah lapuk dan hancur dimakan usia.
Warung masyarakat yang biasa berdagang di puncak bukit juga sudah lapuk dan rubuh tak ada lagi warga yang berdagang diakrenakan pengurus oleh pemerintah daerah dan warga yang tidak jelas.
Semoga pemerintah daerah terutama kementrian pariwisata di daerah bisa meninjau kembali tempat ini dan mengucurkan dana untuk memelihara dan mengasihi honor para penjaga wisata dan pembersih wisata setempat biar bisa terpilihara dengan baik.
dan apa yang menyebabkan wisata menjadi sepi segera berakhir dan baik kembali dan kedepan objek wisata kita kembali ramai oleh wisatawan dari luar maupun lokal
(Bn/pm)












