MEDAN ,tarutung-GLOBALNEWS7.ID
Nama Nikson Nababan tentu sangat familiar dikalangan masyarakat khususnya etnis Batak yang ada di penjuru daerah di Indonesia.
Pria kelahiran 5 Oktober 1972 ini berkecimpung dalam dunia politik jauh sebelum dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2014. Puncaknya, ia berhasil meraih suara terbanyak pada Pilkada di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Diawal pemerintahannya sebagai Bupati, Nikson begitu gencar dalam melaksanakan program pembangunan pada periode pertama.
Semangat pembangunan dan jiwa visioner dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat kemudian dilanjutkan kembali di periode kedua. Kala itu ia dipercaya lagi oleh masyarakat untuk menjadi Bupati Taput periode 2019-2024, berpasangan dengan Sarlandy Hutabarat yang saat itu menjadi wakil Bupati Taput.
Menjelang di akhir masa kepemimpinan Nikson Nababan, tentu saja masih banyak program yang harus di gesa oleh Nikson. Khususnya sebelum hasil karya di masa kepemimpinan kader terbaik dari PDI ini diwariskan kepada kepala daerah yang lahir dari Pilkada pada 2024 mendatang.

Kali ini, Dungo Simanungkalit_ selaku wartawan _www.globalnews7.id. berkesempatan untuk mewawancarai secara langsung Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. Dalam wawancara tersebut, penulis ingin menggali lebih dalam mengenai target yang akan diraih oleh Nikson Nababan serta pesan kepada masyarakat Tapanuli Utara dalam menghadapi pesta demokrasi di pemilihan serentak tahun 2024 mendatang.
(1) Masa jabatan bapak akan berakhir dalam waktu dekat, apakah ada program yang ingin digesa khususnya pada pembangunan Infrastruktur dan Stimulus pasca Covid – 19 ?
_Pembangunan infrastruktur memang program prioritas Pemda Tapanuli Utara dengan mefokuskan pembangunan jalan, jembatan dan irigasi. Interkoneksi kecamatan, interkoneksi desa dan bahkan dusun serta jalan usaha tani ke sentra pertanian. Kita meyakini bahwa tanpa infrastruktur maka program lain tidak akan maksimal_
(2) Apakah sudah merasa puas dengan kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat, khususnya saat bapak akan mengakhiri jabatan dua periode bupati Taput?
_Secara umum masyarakat semakin memahami jika pembangunan bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah semata dan ini kami awali dengan contoh dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat dengan terjun langsung berbaur dan berkunjung sampai ke desa dan dusun terpencil dimana sambil melihat apa yg perlu di atensi didaerah itu sekaligus menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat. Kegiatan rutin gotong royong asn setiap jumat melalui instruksi Bupati juga menjadi contoh nyata dan berhasil memancing masyarakat untuk ikut melakukan didesa masing-masing_
(3) Sebagai kader militan PDIP, apakah sudah mempersiapkan sosok cemerlang pengganti bapak nantinya ?
_PDI Perjuangan adalah partai wong cilik, partai milik masyarakat dan pastinya akan selalu memperjuangkan keadilan sosial , kehidupan pancasila, kemaslahatan masyarakat dan anti toleransi. Untuk kesinambungan program itu sudah tentu kami akan mempersiapkan kader terbaik kami yg memang mampu dan qualified meneruskan apa yg terbaik bagi masyarakat Tapanuli Utara_
(4) Bisakah bapak jelaskan , makna pembangunan yang merata di Kabupaten Tapanuli Utara yang bapak pahami seperti apa ?
_Dari awal periode pemerintahan kami telah mengusung _tagline_ membangun desa dari pinggiran. Mengapa kami prioritaskan desa? Secara wilayah Kabupaten kami terdiri dari 95% dari desa dan kami sangat meyakini jika desa kuat maka kota akan kuat karna secara umum masyarakat desa adalah sebagai penopang kebutuhan kota dan ini sejalan dengan nawacita Pak Jokowi bahkan kami pada periode pertama sebelum Nawacita telah memprogramkan dana ADD (Alokasi Dana Desa) yang semula hanya kurang lebih 8 juta menjadi minimal 60 juta pada tahun 2014 dan puji Tuhan secara nasional pada tahun 2015 pemerintah Pusat mengucurkan Dana Desa sebagai tambahan ADD dari APBD.
Pembangunan yg merata itu juga adalah bagaimana semua desa tersentuh program pembangunan yg dilaksanakan, kembali ke poin pertama infrastruktur jalan interkoneksi kecamatan, desa dan sentra pertanian kita akan tuntaskan. Jembatan penghubung dan irigasi untuk pertanian serta pengolahan lahan gratis bagi lahan tidur, lahan produktif bagi masyarakat yg kurang mampu, bantuan bibit tanaman, ternak dan ikan juga kita laksanakan. Kita juga membeli alat berat untuk itu dan secara kontiniu bekerja ke kecamatan_
(5) Berdasarkan informasi, beberapa waktu lalu, bapak Nikson Nababan, selaku bupati Taput menandatangani MoU ( Memorandum of Understanding) dengan pemko Batam, terkait hasil produk pertanian kab Taput. Bagaimana tindak lanjut nya?
Tindak lanjut dari MOU dengan pemko Batam adalah kunjungan walikota Batam yg direncanakan bulan September ini sekaligus penandatanganan PKS (perjanjian kerja sama) dan kontrak bisnis perdagangan dan akan ditindak lanjuti louncing pengiriman oleh Dinas perindag dan perusda terkait_
Dan terakhir (6). Menjelang tahun politik 2024, seperti apa harapan bapak kepada masyarakat kab Taput ?

Harapan kami kepada masyarakat dalam menghadapi tahun politik ini adalah agar masyarakat semakin cerdas dan memahami pesta demokrasi itu secara gembira. Masyarakat sudah mampu berperan serta dan aktif ikut Demokrasi dan tidak lagi terikat money politik, sara dan indentitas dalam menyalurkan haknya akan tetapi sudah mampu melihat kapasitas, tujuan, visi dan misi dari yg akan dipilih. Kita juga berharap tidak ada lagi polarisasi dalam pesta demokrasi itu.
(Dungo Simanungkalit)












