Aksi Demo di KPK,CIC Minta Usut Dugaan Korupsi Bupati Lebong

JAKARTA-GLOBALNEWS7.ID

Aksi demo yang dilakukan sekelompok pemuda dan CIC di gedung KPK,meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mengusut kasus dugaan korupsi di Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu yang melubatkan Bupati Lebong hari ini Rabu (23/5).

DPP CIC dan Forum Komunikasi Rakyat Demokrasi (FKRD) meminta dengan tegas agar KPK agar laporkan segera diproses sekaligus menggelar aksi menuntut KPK segera mengusut dugaan korupsi di Kabupaten Lebong yang melubatkan Kopli Bupati Lebong Provinsi Bengkulu.

Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS menegaskan,” Menyebut dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial dan dugaan penyelewengan dana pengerjaan 10 paket jalan.
Di Kabupaten Lebong, dana sebenarnya ada, tapi realitanya infrastruktur minim. Adanya korupsi membuat Kabupaten Lebong terus dirundung kemiskinan,”tegas Raden Bambang.SS kepada awak media Rabu (23/5/2023) di gedung Merah Putih KPK.

Raden Bambang.SS menyebut, Kabupaten Lebong terletak di pinggiran Provinsi Bengkulu, jauh dari sorot media dan terkesan jauh dari pantauan pemerintah pusat.

Ketua Umum CIC mengungkapkan,”Namun fakta berkata lain, dengan anggaran tersebut sepertinya tidak ada perubahan dan kemajuan yang signifikan. Hal itu mengindikasikan adanya kesalahan pada pemerintahan Kabupaten Lebong, terutama adanya indikasi korupsi dan praktik mafia anggaran yang menjadi bahan temuan BPK RI pada tahun anggaran 2013 sampai 2015,”tutur Reden Bambang.SS.

Salah satu contoh aktivis anti korupsi FPR , Rustam Efendi, SH dan Dedi Mulyadi berserta kawan-kawan hampir sebulan melakukan aksi demostrasi dan memberikan laporan di KPK, Mabes Polri dan Kejagung. Untuk menuntut penuntasan kasus-kasus korupsi di wilayah hukum provinsi bengkulu yang diduga banyak hal menjadi kendala penuntasanya.


Aksi Demonstrasi di KPK, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung bisa menjadi pilihan bagi rakyat dalam melawan pemimpin daerah yang korup yang sepertinya “sulit” Ditangani APH (Aparat Penegak Hukum di daerah .

Reden Bambang.SS meyebutkan harta kekayaan milik Kopli Bupati Lebong,” Harta kekayaan milik Bupati Lebong sangat fanstasti,diantaranya ada satu aset tanah dan bangunan milik Kopli yang berada di Kota Tangerang Selatan dengan nilai Rp8 miliar.

Adapun rincian atas aset tanah dan bangunan itu adalah, sebagai berikut:

1. Tanah dan Bangunan Seluas 499 m2/499 m2 di KAB LEBONG, Hasil Sendiri senilai Rp 1.200.000.000.

2.. Tanah Seluas 19550 m2 di KAB LEBONG, Hasil Sendiri senilai Rp 300.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 404 m2/404 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 1.200.000.000

4. Tanah Seluas 6838 m2 di KAB LEBONG, Hasil Sendiri senilai Rp 700.000.000.

5.Tanah dan Bangunan Seluas 3515 m2/15 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 1.300.000.000


6. Tanah dan Bangunan Seluas 792 m2/700 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 1.200.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 142 m2/78 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 1.500.000.000.

8.Tanah dan Bangunan Seluas 127 m2/60 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 680.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 680 m2/680 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 2.000.000.000

10. Tanah Seluas 17638 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 1.500.000.000.

11.
Tanah dan Bangunan Seluas 3000 m2/2000 m2 di KOTA BENGKULU, Hasil Sendiri senilai Rp 6.000.000.000

12. Tanah Seluas 19690 m2 di KAB LEBONG, Hasil Sendiri senilai Rp 300.000.000.

13.Tanah dan Bangunan Seluas 255 m2/255 m2 di KOTA TANGERANG SELATAN, Hasil Sendiri senilai Rp 8.000.000.000, untuk itu saya meminta Polri,Kejagung dan KPK segera mengusut kasus dugaan korupsi Kopli Bupati Lebong,”pungkas Ketua Umum CIC.

(BURHANUDDIN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *