CiC Endus, Diduga Keterlibatan Pengusaha Fendi dalam Pusaran Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah dan Menteri PU Dody Hanggodo

Breaking News

Globalnews7.id,Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CiC) mengungkap dugaan skandal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan kongkalikong proyek negara yang menyeret dua pejabat tinggi, yakni mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Kedua figur publik tersebut diduga memiliki keterkaitan erat dengan seorang pengusaha misterius bernama Fendi.

Chairmqn CIC, R. Bambang SS., menyatakan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya aliran dana serta fasilitas mewah yang melibatkan Fendi dengan kedua pejabat tersebut.
CiC kini mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dan pencucian uang ini.

Hubungan antara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan pengusaha Fendi diduga berkaitan dengan penyamaran aset berupa kendaraan mewah.

Berdasarkan temuan CiC, Fendi diduga kuat berperan sebagai pihak yang menyimpan dan mengelola sejumlah mobil mewah milik atau yang kerap digunakan oleh Febrie.

“Kami menemukan informasi bahwa Febrie kerap mendatangi kediaman pribadi Fendi yang terletak di kawasan elite Bintaro dan minta pihak KPK segera melakukan penyidikan dalam kasus ini,”tegas
R. Bambang S.S. dalam keterangannya Rabu (15/7/2026) kepada wartawan di Jakarta.

Aktivitas di rumah Bintaro tersebut ditengarai bukan sekadar kunjungan biasa. Bambang menyebut ada praktik “tukar pakai” mobil mewah secara berkala.

Pola ini diduga sengaja dilakukan untuk menyamarkan asal-usul kepemilikan aset dan menghindari pelacakan kekayaan dari pemantau independen maupun LHKPN.

Di sisi lain, jejaring Fendi ternyata juga menancap kuat di sektor infrastruktur. Fendi disebut-sebut menjadi salah satu rekanan “emas” di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pengusaha ini disinyalir berhasil memonopoli dan menerima berbagai proyek infrastruktur bernilai fantastis di wilayah Papua.

Hubungan Fendi dengan Menteri PU terbilang sangat dekat. Sama seperti Febrie, Menteri PU dilaporkan intens berkunjung ke rumah Fendi di Bintaro guna membahas berbagai hal yang diduga kuat berkaitan dengan plot alokasi proyek.

Dalam eksekusinya di lapangan, CiC mengungkap adanya keterlibatan pejabat teras Kementerian PU. Salah satu Direktur di Kementerian PU bernama Oscar, dituding sebagai sosok teman dekat Fendi.

CIC menindaklanjuti kasus ini, agar memastikan proyek-proyek besar di Papua jatuh ke tangan perusahaan milik Fendi, meskipun prosedur tender berpotensi menabrak aturan.

R. Bambang S.S. menegaskan bahwa temuan ini hanyalah puncak dari gunung es. Sektor pengadaan barang dan jasa di Kementerian PU dinilai sudah sangat darurat dan sarat akan praktik transaksional.

“Urusan proyek bermasalah di Kementerian Pekerjaan Umum ini jumlahnya banyak sekali. Kami di CiC berkomitmen tidak akan berhenti di sini. Kami akan membongkar satu per satu borok proyek tersebut ke publik,”ungkap
R. Bambang.SS.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Febrie Adriansyah, Kementerian PU, maupun Fendi belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan serius yang dilayangkan oleh CiC.

Publik kini menunggu keberanian lembaga penegak hukum seperti KPK atau pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan masyarakat ini demi transparansi tata kelola pemerintahan yang bersih.

(PN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *