BREAKING NEWS
Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CIC) terpilihnya Komjen.Pol.Suyudi Ario Seto jadi Kapolri menggantikan Jenderal.Pol. Listyo Sigit Prabowo merupakan langkah tepat Presiden Probowo Subianto.Sosok Suyudi Ario Seto merupakan putra terbaik bangsa dalam institusi Polri, dan kepiawaiannya dalam tugas sudah tidak diragukan lagi. CIC juga mendesak Presiden Prabowo agar segera mengganti Jaksa Agung ST Burhanuddin agar tidak ada rumor ditengah publik dan masyarakat dengan istilah ” Anak Emas”.
Dalam penegakan hukum maupun yang sering digaungkan Presiden Prabowo dalan upaya pemberantasan korupsi, pasangan yang tepat Jenderal.Pol.Suyadi Ario Seto adalah Tjokorda sebagai Jaksa Agung menggantikan ST Burhanuddin.
Dari hasil jejak rekam CIC,Sayudi merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994. Selama berkarier di Korps Bhayangkara, Suyudi memiliki pengalaman panjang dalam penugasan di bidang reserse, begitu juga sosok Tjokorda.
Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan,”Sosok Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc. adalah seorang jaksa senior Indonesia yang layak dipertimbangkan Presiden Prabowo untuk menggantikan Jaksa Agung ST Burhanuddin, dima dalam karir Tjokorda tidak memiliki catatan buruk dalam bertugas, dimana selalu mengedepankan penegakan hukum sama sepertiganya Jenderal.Pol.Suyudi Ario Seto, untuk itu CIC meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar mempertimbangkan serta mengangkat sosok Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc. menjadi Jaksa Agung menggantikan ST Burhanuddin sehingga penegakan hukum kedepannya menjadi pasti serta tidak akan memberi ruang kepada para koruptor yang selama ini berlindung dibalik ” Baju Seragam”, tegas R.Bambang.SS dalam keterangan resminya kepada wartawan Kamis (1/10) di Jakarta.
Menurut R.Bambang.SS Sosok Jenderal.Pol Suyudi Ario Seto dan Tjokorda merupakan putra terbaik bangsa yang mampu melaksankan tugasnya kedepannya berani untuk menegakan hukum serta akan mengejar para koruptor yang selala ini menggerogoti uang rakyat dan negara tanpa pandang bulu.
Sosok Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, S.H., M.H., M.Sc, pernah bertugas di bidang intelijen dan tindak pidana khusus.
Menjadi bagian dari tim awal di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode pertama berdirinya lembaga anti rasuah tersebut.
” Jadi CIC mendesak Presiden Prabowo Subianto harus tepat menempatkan sosok dilembaga Institusi Polri dan kejagung agar apa yang diharapkan rakyat dalam penegakan hukum serta pemberantasan korupsi dapat berjalan sesuai apa yang diharapakan, serta Indonesia kedepannya bebas dari para koruptor, karena koruptor adalah penghianat bangsa yang tidak bisa ditolenransi lagi keberadaan mereka yang selama ini menikmati uang rakyat dan negara demi kepentingan kelompok dan pribadi untuk memperkaya diri,” pungkas R.Bambang.SS pegiat anti korupsi nasional ini yang sering mendapat ancaman dari pihak koruptor.
Keluarga Besar DPP CIC juga memberikan ucapan selamat atas dilantiknya Jenderal.Pol.Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen.Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri yang dilantik oleh Presiden Prabowo pada Kamis 1 Oktober 2026 yang bertepatan hari kesaktian Pancasila ini momen bersejarah yang patut diingat oleh bangsa ini.
(PMN)












