Diaspora Purworejo Se Jabodetabek Dukung Pemkab

Jakarta,globalnews7.id

Penonton hingga berdesakan menyaksikan pagelaran ini. Hingga ke dalam pendopo, bahkan di belakang panggungpun penuh dengan penonton yang antusias ingin menyaksikan tarian kebanggaan Purworejo, yaitu dolalak. Tarian yang dikemas apik ini dimainkan oleh gabungan penari Purworejo dari Padepokan Seni Ismoyojati, dengan iringan gamelan yang rancak. (18/6/23)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mempromosikan beberapa destinasi baru yang wajib dikunjungi oleh para tamu undangan ataupun masyarakat yang hadir, juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan serupa

Sementara Budi M Kodri selaku ketua harian Diaspora Purworejo se Jabodetabek mengatakan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Purworejo, senang dengan kegiatan ini (bagus). Kalau bisa tidak hanya di Jakarta, tetapi perwakilan (komunitas ) budaya bisa kesana. Agar riil (bermanfaat) petani, koperasi, UMKM dan lain lain.Siap membantu Purworejo secara penuh, ujarnya

” Soal tahun politik saat ini, karena komunitas Purworejo sangat banyak tidak ada larangan mendukung siapa saja. Bersyukur pada Allah SWT, karena ada calon Presiden dari provinsi Jawa Tengah . Tidak mendukung tetapi pemimpin dari satu daerah lebih baik , ungkapnya.

Sementara Ketua Umum Paguyuban Purworejo Salendra mengatakan ada saran yang membangun dan diperlukan inovasi yang lebih, karena semua kabupaten dan kota juga sama berlari kencang dalam memajukan & promosikan daerahnya masing-masing.

‘ Tari Ndolalak itu sudah Go Internasional. Tidak hanya masyarakat Purworejo yang mengenal, mencintai dan gemar dengan Tari Ndolalak, seluruh masyarakat Indonesia sudah mengenal dan mencintai Tari Ndolalak, “ujarnya.

Bahwa Tari Ndolalak selalu dipentaskan di TMII (Taman Mini Indonesia Indah)- Jakarta.

Pentas Tari Ndolalak di TMII ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Ini membuktikan bahwa Tari Ndolalak sudah Go Internasional.

Harapan lain dari para pengunjung adalah lebih seringnya diadakan kegiatan serupa untuk sarana komunikasi dan silaturahmi antara warga Purworejo yang berada di ibukota, juga mengobati kerinduan dengan kuliner khas Purworejo namun mereka tidak perlu susah payah untuk pulang kampung.

(Matsuni )(editor:burhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *