ERLES RARERAL APRESIASI JUSUF KALLA BUKA FAKTA SEJARAH POLITIK: “INI ORKESTRA DEMOKRASI YANG PERLU DIKETAHUI PUBLIK”

Globalnews7.id,Jakarta-Pengacara kondang Erles Rareral, SH., MH, yang dikenal sebagai Mutiara dari Timur dan salah satu tokoh pemuda Indonesia, memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Jusuf Kalla dalam podcast bersama Rocky Gerung yang mengungkap sejarah politik lahirnya kepemimpinan Joko Widodo di Jakarta hingga jalan menuju kursi presiden.

Menurut Erles, pengakuan Jusuf Kalla bahwa dirinya secara personal mendorong Jokowi maju sebagai Gubernur DKI Jakarta, termasuk berkomunikasi dengan Megawati Soekarnoputri, adalah bagian penting dari sejarah bangsa yang patut diketahui publik.

“Om JK sedang membuka lembar sejarah politik Indonesia yang selama ini hanya diketahui kalangan terbatas. Ini bukan sekadar cerita nostalgia, tetapi pelajaran tentang bagaimana kepemimpinan nasional dibentuk melalui pembacaan visi, pengalaman, dan keberanian mengambil keputusan,” ujar Erles.

Erles menilai bahasa Jusuf Kalla dalam podcast itu memperlihatkan “chemistry politik” yang lahir dari intuisi dan pengalaman.

Dalam kisah itu, JK melihat Jokowi sebagai pemimpin dari bawah, sosok dengan rekam jejak kerakyatan dari Solo, yang dinilai potensial membawa perubahan di Jakarta. Dari sebuah seminar di Semarang, percakapan santai saat makan, hingga komunikasi dengan Megawati, menurut Erles, itulah orkestrasi politik yang melahirkan sejarah.
“Pak JK membaca Jokowi bukan dari pencitraan, tapi dari pengalaman mengelola rakyat. Itu seni membaca pemimpin. Itu yang saya sebut orkestra politik negeri ini,” tegas Erles.minggu(26/04/2026)

Erles juga menyoroti penjelasan JK soal pernyataannya yang sempat dipelintir seolah “salah memilih”. Menurutnya, JK justru sedang menjelaskan konteks pentingnya pengalaman dan kesiapan seorang pemimpin nasional, bukan menyalahkan pilihan politik masa lalu.
“Di situ terlihat negarawan bicara. JK menjelaskan konteks, bukan menyerang. Itu kedewasaan politik,” katanya.

Terkait isu yang berkembang soal usulan Jk agar Presiden Jokowi membuka ijazah asli ke publik, Erles menegaskan tidak ada yang salah dengan usulan itu sepanjang dimaksudkan untuk mengakhiri polemik dan memberi kepastian kepada masyarakat.
“Tidak ada yang salah dengan usulan agar Pak Jokowi membuka ijazah asli ke publik. Justru keterbukaan sering menjadi jawaban paling elegan dalam demokrasi,
sebaiknya pak Joko Widodo buka sajalah ijazah ke publik demi mengakhiri kegaduhan di masyarakat, tidak ada yang salah dengan usul om Jusuf Kalla ini.
” ujar Erles.

Sebagai tokoh hukum, Erles menyebut keterusterangan JK membuktikan sejarah tidak boleh ditutup-tutupi.

“Terima kasih Om JK sudah membuka sejarah. Bangsa ini butuh kejujuran sejarah. Dari situlah publik memahami bahwa kepemimpinan nasional bukan lahir tiba-tiba, tetapi melalui proses, pertimbangan, dan kadang intuisi politik yang tajam.”

Di akhir pernyataannya, Erles menyebut keterbukaan para tokoh bangsa seperti Jusuf Kalla menjadi energi penting bagi demokrasi.
“Bangsa besar tidak takut membuka sejarahnya. Dan tokoh besar tidak takut menjelaskan perannya. Itu yang ditunjukkan Jusuf Kalla,” tutup Erles Rareral, sang Mutiara dari Timur, Orkestra Politik Negeri Ini, dan Tokoh Pemuda Indonesia.

(bn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *