Ketua Umum KAKI Ganda Sirait, S.H., M.H. Hadiri Peresmian Monumen Kudatuli, Tegaskan Pentingnya Menjaga Demokrasi dan Supremasi Hukum

Globalnews7.id,Jakarta-Ketua Umum Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) yang sekaligus Pelaku saksi Sejarah Peristiwa KUDATULI 1996, Yang saat itu sebagai Kordes ( Ranting ) Kelurahan Karet, kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan: Ganda Sirait, S.H., M.H., menghadiri peresmian Monumen Kudatuli yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Peresmian monumen tersebut bertepatan dengan peringatan 30 tahun Peristiwa Kudatuli (27 Juli 1996–27 Juli 2026), yang dikenal sebagai salah satu tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia menuju era Reformasi.
Acara dihadiri jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan, sejumlah kepala daerah, tokoh nasional, pejuang demokrasi, serta berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran Ganda Sirait menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan demokrasi sekaligus komitmen KAKI dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Dalam sambutannya, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Kudatuli bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang harus terus dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda.

Monumen Kudatuli dibangun sebagai penghormatan kepada para pejuang demokrasi sekaligus pengingat agar praktik kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan tidak kembali terjadi di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KAKI Ganda Sirait, S.H., M.H. menyampaikan bahwa nilai-nilai yang lahir dari Peristiwa Kudatuli harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh bangsa.

“Peristiwa Kudatuli mengajarkan bahwa demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia harus terus dijaga. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu belajar dari sejarah dan memastikan ketidakadilan tidak terulang kembali,” ujar Ganda Sirait.

Ia menambahkan bahwa KAKI akan terus berkomitmen mengawal penegakan hukum yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi demi terwujudnya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Peresmian Monumen Kudatuli menjadi penanda tiga dekade perjalanan sejarah bangsa sekaligus ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat demokrasi, menjunjung tinggi konstitusi, serta menjaga persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(Bn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *