Globalnews7.id,Jakarta – Semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa harus menjadi fondasi utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Seluruh elemen bangsa diharapkan mampu mengesampingkan perbedaan dan mengutamakan kepentingan masyarakat serta kepentingan negara.
Hal tersebut disampaikan Burhanuddin, SH seorang mahasiswa hukum,aktivis anti korupsi serta advokasi hukum sekaligus pemerhati hukum nusantara, yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga persatuan, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta menempatkan kehidupan berbangsa dan bernegara pada dasar-dasar negara.
“Mari kita membangun Indonesia yang bersatu, Indonesia yang lebih sejahtera, dengan menjunjung tinggi hukum serta meletakkan setiap langkah pembangunan pada dasar negara dan konstitusi kita,” ujar Burhanuddin, SH.
Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mengenai bagaimana keadilan, kepastian hukum, dan kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Hukum, kata dia, harus menjadi instrumen untuk menghadirkan keadilan dan melindungi seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang. Penegakan hukum juga harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berintegritas.
“Negara yang kuat bukan hanya negara yang memiliki sumber daya besar, tetapi negara yang mampu memberikan keadilan, kepastian hukum dan kesejahteraan kepada rakyatnya. Karena itu, persatuan dan supremasi hukum harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Burhanuddin juga mengingatkan bahwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 harus tetap menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, pembangunan nasional harus berjalan searah dengan cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam konstitusi.
Ia mengajak generasi muda, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil bagian dalam membangun Indonesia.
“Jangan biarkan perbedaan memecah persatuan. Mari kita bergandengan tangan, menjaga NKRI, menjunjung hukum, menghormati konstitusi dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera,” pungkas Burhanuddin, SH.
(Red/PN)












