JAKARTA,Globalnews7.id– Presiden Republik Indonesia terpilih, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, resmi mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih untuk masa pemerintahan 2024-2029. Pengumuman ini dilakukan pada Minggu malam, 20 Oktober 2024, di Istana Kepresidenan Jakarta, dengan didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Kabinet yang diumumkan oleh Presiden Prabowo didesain dengan pendekatan sinergis, menggabungkan tokoh-tokoh senior, teknokrat, serta pemimpin muda dari berbagai latar belakang. Berbagai sektor penting seperti ekonomi, pendidikan, pertahanan, hingga inovasi digital mendapat perhatian khusus.
Baca Juga;Perayaan HUT ke-9 Globalnews7.id Berjalan Lancar Dan Sukses
Pilar Utama Kabinet
Di antara nama-nama yang menjadi sorotan adalah Budi Gunawan yang dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, serta Airlangga Hartarto yang kembali memegang kendali sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Posisi Menteri Koordinator Bidang Pangan diisi oleh Zulkifli Hasan, sementara Yusril Ihza Mahendra didapuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Kemasyrakatan.
Selain itu, Agus Harimurti Yudhoyono mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, sementara Sri Mulyani tetap di posisi strategis sebagai Menteri Keuangan.
Baca Juga;Sah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Memimpin indonesia
Sentuhan Kaum Muda dan Profesional
Dalam susunan kabinet ini, terlihat pula penekanan pada regenerasi kepemimpinan. Menteri Komunikasi dan Digital dipercayakan kepada Meutya Hafid, mantan jurnalis yang kini terjun ke dunia politik dan teknologi. Menteri Pemuda dan Olahraga ditempati oleh Dito Ariotedjo, yang diharapkan membawa semangat baru dalam membangun generasi muda Indonesia.
Selain itu, Gibran Rakabuming Raka, yang menjabat sebagai Wakil Presiden, turut memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan generasi muda. Dalam kabinet ini, ia didukung oleh tokoh-tokoh muda lainnya seperti Nezar Patria yang menjadi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, serta Irene Umar sebagai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.
Penguatan Kementerian Non-Koordinator
Tidak hanya fokus pada kementerian di bawah koordinasi menteri koordinator, Prabowo juga memperkuat lembaga-lembaga kunci seperti Kejaksaan Agung yang dipimpin oleh Sanitiar Burhanuddin, dan Badan Intelijen Negara (BIN) yang kini dipimpin oleh Muhammad Herindra.
Respon Publik
Pengumuman Kabinet Merah Putih ini mendapat respon beragam dari berbagai pihak. Banyak yang melihat kabinet ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemerintahan Prabowo-Gibran. Dengan komposisi yang solid dan diisi oleh tokoh-tokoh berpengalaman, harapan besar muncul dari publik terhadap jalannya pemerintahan baru ini dalam mewujudkan visi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Kabinet Merah Putih diharapkan bisa menjawab tantangan global dan domestik yang dihadapi Indonesia saat ini, terutama dalam bidang ekonomi, politik, dan infrastruktur. Komitmen Presiden Prabowo untuk merangkul semua elemen bangsa menjadi salah satu poin penting dalam penyusunan kabinet ini.
(pemred/parman)












