Calo Berkedok Wartawan Resahkan Polda Metro Jaya, Rizal dan Bustami Minta Aparat Bertindak Tegas

Jakarta,Globalnews7.id – Praktik percaloan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan di lingkungan Polda Metro Jaya semakin meresahkan. Fenomena ini mencoreng nama baik para jurnalis yang bertugas secara profesional. Rizal, salah seorang warga yang mendatangi Polda Metro Jaya, mengungkapkan keresahannya terkait masalah ini.,sabtu(7 Desember 2024).

“Para calo yang mengaku sebagai wartawan harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian. Mereka mencoreng nama baik wartawan yang bertugas di sini,” ujar Rizal kepada media globalnews7.id di Polda Metro Jaya, Jumat (6/12). Ia menambahkan bahwa keberadaan para calo ini tidak hanya merusak citra jurnalistik, tetapi juga menodai kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan hukum.

Rizal berharap Kapolda Metro Jaya segera memerintahkan bawahannya untuk memberantas praktik semacam ini. “Kalau memang calo, ya jangan mengaku wartawan. Mereka harus ditangkap dan diproses hukum agar ada efek jera,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Bustami, seorang wartawan dari media PMJ, yang menyatakan bahwa tindakan para calo berkedok wartawan ini sudah keterlaluan. “Ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak nama baik profesi wartawan yang bekerja di Polda Metro Jaya. Kapolda harus segera berantas habis agar tidak ada lagi yang berani melakukan praktik semacam ini,” kata Bustami di Balai Wartawan PMJ.

Bustami menambahkan, keberadaan calo seperti ini menimbulkan keresahan, baik bagi masyarakat yang datang ke Polda Metro Jaya maupun bagi wartawan asli yang menjalankan tugas secara profesional.

Masyarakat dan wartawan mendesak pihak kepolisian untuk melakukan investigasi mendalam dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat. Langkah ini dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menjaga nama baik wartawan yang bekerja sesuai kode etik jurnalistik.

Polda Metro Jaya diharapkan segera memberikan respons atas keresahan ini, dengan memastikan bahwa lingkungan pelayanan publik bebas dari praktik percaloan dan penyalahgunaan identitas wartawan.

(TIM redaksi )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *