Jakarta-globalnews7.id
Ketua DPP Partai Republiku Indonesia Bidang Keormasan DJ Sembiring mengatakan kami mendatangi kantor KPU RI untuk bertemu dengan Ketua Komisioner KPU RI.
“Dengan tujuan adalah ingin berkomunikasi sekaligus berkonsultasi tentang situasi partai kami, yaitu Partai Republiku Indonesia (PRI).”
Yang mana telah melakukan mekanisme untuk kepesertaan partai pemilu dalam kontes turut serta memeriahkan pemilu 2024, kata Sembiring saat dikonfirmasi awak media, Senin (30/1/2023).
Menurut, Sembiring apapun telah kami lakukan seluruhnya mulai dari pendaftaran dan pembentukan verifikasi serta sampai ke pengadilan PTUN.l, ujarnya.
Lanjut Sembiring, kita tidak bicara digagalkan tapi bicara mekanisme yang tidak sempurna karena kalau kita berbicara tentang digagalkan mungkin kami dari partai Republikku bisa dinilai negatif dalam mencermati mekanisme yang telah dijabarkan di undang – undang pemilihan umum.
Apakah mekanisme yang tidak sempurna ini bisa mengalahkan jerih payah para kader kami dan masyarakat daerah yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia ini mulai dari tingkat DPW DPD dan DPC serta ranting di seluruh Indonesia, ungkapnya.
Selain itu, apakah hal ini bisa dikalahkan oleh mekanisme yang tidak sempurna yang mana mekanisme ini diciptakan oleh negara ini.
“Nah, disini kami ingin mempertanyakan kepada KPU RI,” tegasnya.
Sembiring menambahkan, apakah tidak ada diskresi atau kebijakan yang bisa membuat KPU RI ini meloloskan kami sebagai peserta pemilihan umum di 2024.
Padahal, yang kami bawa tadi ke KPU RI didampingi Sekjen DPP Partai Republiku Indonesia, Ketua Korwil Provinsi Papua sehingga pada hari ini bisa membuat kebijakan dengan memperhatikan keadaan situasi dan kondisi di lapangan di mana masyarakat ini sangat antusias ingin menyalurkan aspirasinya.

Melalui partai yang mereka yakini sebagai partai yang bisa mengantarkan aspirasi mereka karena kita lihat di pemilu pemilihan itu tingkat tingkat golongan yang tidak tidak ingin menyalurkan aspirasi itu cukup tinggi ada 18%.
Sementara itu, Partai Republiku Indonesia ingin menjaring dan mengajak warga di seluruh Indonesia untuk supaya bisa memeriahkan demokrasi ini bisa aspirasi mereka ini bisa bisa tersalurkan ke frustasian mereka tentang partai-partai lama ini bisa disalurkan oleh kepada partai yang baru terbentuk ini.
“Itu inti tujuan kami ke KPU RI.”
Ironisnya, setelah kami menunggu di KPU RI, kata Sembiring, Ketua Komisioner KPU RI tidak berkenan dengan kedatangan kami, katanya
Oleh karena itu, kami mohon sekali lagi kepada Ketua KPU RI agar Sudi kiranya berkomunikasi dengan kami partai yang bapak nyatakan tidak lolos partai, yang bapak nyatakan harus mengikuti mekanisme tapi sebetulnya mekanisme itu sendiri tidak lagi sempurna.
Sementara kami sudah berusaha berdarah-darah di daerah untuk bisa sekedar hanya menjadi pengikut peserta pemilu 2004.
Oleh karena itu, kami mohon sekali lagi kepada Ketua KPR RI terimalah kami untuk berada di sisi kepada bapak untuk mempertanyakan hal ini sekian dan terima kasih, pungkasnya.
Siagian kordinator keamanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menyampaikan terkait kedatangan kader Partai Republiku Indonesia ke kantor KPU pada Senin (30/1/2023) untuk menghadap Ketua KPU RI Hasyim Ashari.
Bahkan, kami sudah sampaikan kepada asisten pribadinya, namun sampai saat ini juga belum ada jawaban, ucapnya.
Dan kami bekerja sudah sesuai dengan SOP yang berlaku, dan kami tidak ingin menerima sanksi dari pimpinan, tambahnya.
(BURHANUDDIN)












