Daerah  

DPD CIC Asahan 4 Aspek Penting dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan

ASAHAN-globalnews7.id

Peningkatan mutu pendidikan sejatinya diawali dari program yang diterapkan untuk satuan pendidikan, mulai jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) hingga pendidikan menengah (SMA dan SMK).

Ketua DPD CIC Asahan Syawaluddin mengatakan,”Untuk mendukung mutu pendidikan di Kabupaten Asahan, terdapat empat aspek yang harus diperhatikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.Adapun keempat aspek itu yakni kebijakan, kepemimpinan kepala sekolah, infrastruktur, dan proses pembelajaran. Menurutnya, kebijakan hal terpenting, utamanya yang berlaku secara nasional meliputi kurikulum dan ujian nasional. Hal itu termasuk kebijakan distribusi dan rekrutmen guru,” ungkap Syawaluddin kepada awak media Senin (19/3/2023) di Asahan.

DPD CIC Asahan menilai,Adapun yang hal kedua ialah kepemimpinan (leadership) kepala sekolah juga tak kalah penting di dalam manajemen berbasis sekolah.

Menurut Syawaluddin,”Tergantung school based management, artinya leadership kepala sekolah, transparansi keuangan, hubungan ekosistem berjalan di sekolah antara guru dengan kepala sekolah, orang tua dengan guru, maupun dengan siswa dan seluruh yang ada di satuan pendidikan, ekosistemnya harus jalan,” ujar Ketua DPD CIC Asahan yang juga sebagai sosok pemuda yang pendukung masalah pendidikan di Sumatera Utara.

Syawaluddin menambahkan, kepala sekolah yang memiliki kreativitas dan inovasi bagus, bisa membuat sekolah yang dipimpinnya menjadi bagus pula. Oleh karena itulah Kemendikbud juga fokus pada reformasi manajemen sekolah.

Aspek ketiga lanjutnya ialah infrastruktur, yang tidak lain adalah sarana dan prasarana terkait dengan kelas, laboratorium, maupun teknologi informasi dan komunikasi. Itu semua kata Drs.H.Supriyanto Mpg, berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan. “Apalagi sekarang dunia tanpa batas. Siswa bisa belajar tidak hanya dari guru dan buku yang ada, melainkan bisa belajar dari media sosial,” jelas Syawaluddin.

Sedangkan aspek keempat yang tidak kalah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan menurutnya ialah proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang menyenangkan, yang berinovasi dan penuh kreativitas lanjut Syawaluddin, dapat mendorong anak-anak terbangun motivasinya. Namun, proses pembelajaran juga tergantung dari potensi guru, kecakapan guru, dan kemampuan guru.

Proses pembelajaran yang mendorong kreativitas juga mendukung untuk memenuhi empat kompetensi yang harus dimiliki generasi bangsa dalam menghadapi tantangan abad 21. Empat kompetensi yang biasa disingkat 4C tersebut meliputi Critical Thinking (berpikir kritis), Collaboration (kemampuan bekerja sama dengan baik), Communication (berkomunikasi) dan Creativity (kreativitas).

Ketua DPD CIC Asahan,menegaskan bahwa keempat kompetensi tersebut harus masuk ke dalam proses pembelajaran di sekolah sehari-hari.

Menurutnya, inovasi dan kreativitas bisa menjadi kekuatan Indonesia yang memiliki bonus demografi, sehingga generasi bangsa akan bisa bersaing dengan negara lain pada abad 21. Dikatakannya, dalam proses pembelajaran juga harus dimasukkan pendidikan karakter.

“Jadi empat kompetensi inilah yang kita harapkan di dalam proses pembelajaran, terbentuk dalam karakter, apalagi pendidikan karakter juga memang sudah menjadi program pemerintah,” pungkasnya.

Ketua DPD CIC Asahan menyampaikan bahwa keberadaan dunia Pendidikan di Asahan ini sangat membantu Pemerintah dalam mencerdaskan generasi bangsa khususnya di Kabupaten Asahan ini, untuk itu DPD CIC Asahan membrikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan sebesar-besarnya kepada Kadis Pendidikan dan segenap kepala sekolah dan guru Pendidikan yang berada di Kabupaten Asahan ini.

CIC menilai,sungguh Mantap dan sangat luar biasa dengan kinerja Kadis Pendidikan Kabupayen Asahan H.Supriyanto, betapa tidak, dengan pencapaian mutu dan kualitas pendidikan Asahan terbaik di di Sumatera Utara.

Kualitas Pendidikan

Prestasi ini, sebagai bukti komitmen Pemda Asahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia mengatakan, pihaknya saat ini fokus melakukan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Asahan dengan mendukung infrastrukturnya.

DPD CIC Akan Tingkatkan Minat Baca, Perpustakaan Keliling Menyambangi Sekolah

Membaca tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Baik di tingkat sekolah dasar, menengah, maupun tinggi. Kegiatan membaca memiliki banyak manfaat, seperti dalam pepatah bahwa buku adalah jendela dunia,membaca menjadi kunci untuk mengetahui informasi.

Ketua DPD CIC Asahan memaparkan,”Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca agar siswa/i gemar membaca. Perpustakaan keliling berfungsi untuk melayani para murid yang tidak terjangkau oleh Perpustakaan Umum, sehingga para murid di kabupaten asahan juga bisa membaca koleksi buku yang tersedia,”tutur Syawaluddin.

Adapun rencana rangkaian kegiatan yang di laksanakan DPD CIC Asahan yang akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, serta seruluh sekolah ,yaitu memberi edukasi kepada murid-murid terkait pentingnya membaca bagi masa depan dan membangun semangat tetap belajar dalam kondisi apapun serta mengajak anak-anak untuk bermain yang memberikan makna membangun kecerdasan pada anak-anak di Kabupaten Asahan.

“Melalui kegiatan Perpustakaan Keliling atau yang biasa disingkat dengan sebutan ‘Pusling”. Kegiatan ini berupa Fasilitasi mobile perpustakaan ke sekolah-sekolah yang mendaftarkan diri sebagai sekolah sasaran, Pada awal pelaksanaan, kegiatan Pusling ditujukan bagi sekolah-sekolah di daerah-daerah terpencil/jauh dan masih memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas perpustakaan khususnya bahan bacaan.. Namun seiring dengan kemanfaatan dan banyaknya permintaan, Program Pusling diberikan kepada semua sekolah yang mendaftarkan diri sebagai sekolah sasaran Pusling,”ujar Syawaluddin Ketua DPD CIC Asahan.

(Muhklis.MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *