Askolani, Arsitek Fiskal Visioner yang Kini Nahkodai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Globalnews7.id,Jakarta — Dalam dinamika ekonomi nasional yang penuh tantangan, nama Askolani mencuat sebagai sosok visioner dan berdedikasi tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pria kelahiran Palembang, 11 Juni 1966 ini telah menorehkan jejak panjang dan penuh prestasi dalam bidang fiskal dan kepabeanan, hingga kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai sejak 12 Maret 2021.

Karier Askolani dimulai dari bawah sebagai pelaksana di Badan Analisa Keuangan dan Moneter. Dengan konsistensi dan kecakapan, ia terus dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Pusat Kebijakan APBN dan Direktur Jenderal Anggaran. Di setiap posisi, ia dikenal sebagai sosok profesional yang mampu merumuskan kebijakan fiskal yang responsif terhadap tantangan zaman.

Keberhasilan Askolani dalam merumuskan kebijakan belanja negara, mengelola penerimaan non-pajak, hingga membangun sistem anggaran modern menjadikannya sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satu terobosannya adalah mendorong transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan APBN, serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam penegakan hukum di bidang bea dan cukai.

Sebagai Dirjen Bea dan Cukai, Askolani kini tengah memimpin transformasi besar dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan. Di bawah kepemimpinannya, Ditjen Bea dan Cukai semakin digital, tangguh dalam memberantas penyelundupan, serta berperan besar dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor dan pelindungan industri dalam negeri.

Askolani bukan hanya birokrat, tapi juga akademisi yang handal. Ia menyelesaikan pendidikan ekonomi di Universitas Sriwijaya dan meraih gelar Master of Arts di bidang Economics and Banking dari University of Colorado, AS. Kombinasi intelektual dan kepemimpinan ini menjadikannya figur lengkapcerminan dari pejabat negara yang visioner, bersih, dan berdedikasi.

Tak heran jika banyak pihak memandang Askolani sebagai aset bangsa, pemimpin teknokrat yang mampu membawa perubahan nyata di institusi strategis. Dedikasinya adalah bukti bahwa birokrasi Indonesia punya wajah yang kompeten dan berintegritas.

“Pak Askolani adalah sosok yang tenang, cerdas, dan sangat memahami seluk-beluk fiskal dan kepabeanan. Indonesia beruntung memiliki beliau,” ujar salah satu pejabat senior Kemenkeu.

Dengan rekam jejak yang gemilang, harapan besar pun tertumpu pada Askolani untuk terus mengawal reformasi fiskal dan penguatan institusi bea cukai ke arah yang lebih transparan, modern, dan profesional. Ia bukan hanya pemimpin, tapi juga teladan bagi generasi muda birokrat Indonesia.(parman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *