DELAPAN TAHUN MENANTI, AKHIRNYA TERWUJUD: TNI HADIR MEWUJUDKAN HARAPAN MASYARAKAT KAMPUNG MOSSO

Jayapura, Papua – Penantian panjang masyarakat Kampung Mosso selama kurang lebih delapan tahun untuk memiliki tempat ibadah yang layak akhirnya terwujud. Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Mickelson Wara Ston di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, secara resmi diresmikan oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., didampingi Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., Kamis (29/10/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Pangkodaeral X, Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolres, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para pejabat dan prajurit TNI yang terlibat dalam pembangunan gereja. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kebersamaan dalam mendukung kehidupan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini.

Suasana haru dan sukacita menyelimuti peresmian gereja yang telah lama dinantikan jemaat. Selama delapan tahun, masyarakat tetap melaksanakan ibadah dengan fasilitas sederhana, bahkan harus menghadapi panas dan hujan. Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus beribadah.

Perwakilan pengurus gereja, Pdt. Lani Wahyu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan pembangunan gereja tersebut.

Masyarakat Kampung Mosso juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan jajaran TNI, khususnya Satgas Teritorial Koops TNI Habema, yang telah membantu menghadirkan tempat ibadah yang selama ini menjadi harapan jemaat.

Dalam sambutannya, Pangkogabwilhan III menyampaikan bahwa pembangunan gereja merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap gereja tersebut menjadi tempat memperkuat iman, persaudaraan, dan kerukunan, serta menyampaikan penghargaan kepada prajurit, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat yang telah bekerja bersama.

Sementara itu, Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menegaskan bahwa pembangunan gereja merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan, yang diwujudkan melalui kerja Satgas Teritorial Koops TNI Habema.

“Yang kita bangun bukan sekadar gedung gereja, tetapi juga rumah bagi iman, kasih, dan harapan masyarakat. Semoga dari tempat ini tumbuh persaudaraan, kedamaian, serta generasi Papua yang memiliki masa depan lebih baik,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis, Makan Bersama Gembira (MBG), dan pembagian paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mempererat hubungan antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan warga Kampung Mosso.

Bagi masyarakat, berdirinya GKII Jemaat Mickelson Wara Ston bukan hanya akhir dari penantian panjang, tetapi juga awal dari harapan baru untuk menjalankan ibadah dengan lebih nyaman serta memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan.

Melalui kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat, diharapkan gereja ini menjadi rumah persaudaraan yang terus menghadirkan kasih, ketenteraman, dan kedamaian bagi masyarakat Kampung Mosso serta Tanah Papua.

(Sumber: Koops TNI Habema)

(PMN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *