Jakarta,Globalnews7.id – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menyerukan pemberantasan peredaran narkoba yang terjadi di lapas dan rutan. Seluruh satuan kerja (satker) Pemasyarakatan Kementerian Imipas. gerakan ‘zero narkoba dan handphone harga mati’.
Gerakan itu diserukan sejak Rabu (28/5/2025).ini merupakan respons langsung komitmen Menteri Imipas untuk menekan peredaran narkoba yang masih terjadi di lapas.
“Saya tegaskan lagi, tidak ada ampun untuk yang masih berani main-main dengan narkoba dan HP. Jangan karena sekelompok pengganggu dan pembangkang, muruah Pemasyarakatan dirusak. Zero narkoba dan HP adalah harga mati,” Tegas Menteri Agus.
Pantauan Media Sosial seluruh satker Pemasyarakatan, menjamin Satker Masing-masing bersih dari Ponsel dan Zero Narkoba.yang tertulis dalam kutipan Ikrar serta menandatangani Komitmen bersama Keseluruh Satker mulai dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen Pas), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), Balai Pemasyarakatan (Bapas), hingga Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).
Modus masuknya barang terlarang ke dalam lapas/rutan semakin beragam.Kasus terbaru yang tercatat adalah petugas Lapas Kayu Agung yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu dengan modus memasukkan narkoba di dalam bakso saat kunjungan. Dan Dilapas Sukabumi seorang Perempuan kedapatan membawa narkoba yang disimpan di alat kelamin, berhasil digagalkan oleh Petugas jaga Lapas.
Sejak dilantik pada oktober 2024, Menteri Agus telah mengintensifkan razia di lapas dan rutan. Dan telah melakukan pemindahan lebih dari 600 narapidana berisiko tinggi, khususnya kasus terkait narkoba, ke lapas dengan tingkat pengamanan super maksimum di Nusakambangan.
Menteri Agus juga tercatat telah memberikan sanksi tegas terhadap 77 oknum petugas pemasyarakatan.yang terbukti terlibat pada masuknya HP dan Norkoba selama hampir delapan bulan kepemimpinannya di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.(thalib)












