Meloloskan PSI melewati ambang Batas PT 4% Sekaligus Merebut Hati Pemilih “Massa Mengambang” sehingga menjadikan PSI menjadi partai yang memiliki keterwakilan/ Anggota DPR RI di Senayan*

Jakarta globalnews7.id

PSI masih berjuang untuk meloloskan diri dari Ambang Batas PT 4%, dimana Cita cita luhur PSI untuk membangun negeri tidak tercapai bila tidak memiliki keterwakilan di DPR RI, sistem Oligarki antara Pengusaha ( Pemilik Uang ) dan Penguasa ( DPR RI) Masih terjadi untuk membohongi Rakyat, Kenyataan terjadi Proyek Pemerintah/ APBN, sering dikerjakan oleh Anggota DPR RI bersama pejabat PPK dari suatu Kementerian, yang tentu mengurangi Kwalitas Hasil dari proyek tersebut, akhirnya rakyatlah sebagai pengguna dari proyek tersebut yang dirugikan.

*PSI sudah masuk ke front pertempuran politik ketika ketua umumnya Giring mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres Republik Indonesia Tahun 2024-2029, bagaimana sekarang pihak ketua DPW PSI, ketua DPD PSI dan Ketua DPC PSI, bisa menerapkan Strategi politik merebut Hati suara Massa Mengambang ( Floating Mass )

Fakta politik yang terjadi bahwa, Elektabilitas seorang capres yang tinggi dapat mendongkrak peraihan suara rakyat yang mendukung capres tersebut.

Hal ini terjadi saat pilpres tahun 2014 dan 2019 lalu, dimana pemilih PDIP dan NASDEM naik signifikan ketika mengusung langsung Bapak Joko Widodo.

Dengan elektabilitas yang tinggi Ganjar Pranowo sebagai Capres Diantara 30%-40%, dan sebagai tokoh anti Intoleransi sekaligus juga sesuai dengan cita cita politik PSI, maka sosok Ganjar Pranowo harus diperjuangkan dan dipaksakan sejak dini untuk dijadikan Capres oleh PSI dan Koalisi parpol pemilik hak Mencapreskan seseorang ( Koalisi KIB, Golkar, PAN dan PPP) .

PDIP yang “Mempermainkan” Capres Potensial, Ganjar Pranowo harus dihukum dengan beralihnya 3%-5 % massa mengambang Pemilih PDIP ke PSI , hal ini bisa kita lihat dari fenomena pencopotan Spanduk PSI dukungan Ganjar Pranowo oleh para pengurus PDIP. Terlihat sekali bahwa Para pengurus PDIP seperti “Panik” ketika Ganjar Pranowo di Calonkan oleh Koalisi partai lain ditambah PSI.

Begitu juga suara partai Nasdem akan migrasi ke PSI sebesar 2 % dan diduga Partai Nasdem akan menjadi partai Gurem dan tidak lolos ambang patas PT 4 %, pada Pemilu 2024.

Fenomena pencopotan Spanduk Dukungan PSI kepada Ganjar Pranowo baik itu di Blitar maupun di Jakarta Selatan, merupakan Fakta yang tidak terbantahkan, PDIP merasa terusik dan tersaingi dengan PSI yang mendukung Ganjar Pranowo menjadi Capres Republik Indonesia
( spanduk ganjar pranowo)
Politik itu adalah bagaimana meraih sebanyak banyaknya simpati rakyat Kaum Nasionalis ( Aniti Tesis Kelompok Politisasi Agama) untuk memilih partainya dan bisa Berkuasa di Parlemen maupun di Eksekutif, Strategi politik yang bisa segera dilakukan PSI, bisa dilakukan dengan memerintahkan para kader 575 caleg DPR RI dari PSI dan caleg DPRD PSI provinsi serta Caleg DPRD PSI kabupaten/ kota untuk memasang spanduk/ baliho dukungan Ganjar Pranowo sebagai Calon presiden RI.

Bila Strategi Politik meraih simpati suara rakyat yang berbarengan dengan mendukung capres Potensial Ganjar Pranowo yang dibuktikan dengan Elektabilitas yang tinggi Diatas 30 % Nasional, maka PSI diharapkan lolos PT 4% bahkan bisa maksimal meraih 8 % Suara Rakyat.

Demikian analisa politik berdasarkan realita yang terjadi saat ini , tutup Ganda Sirait dalam wawancaranya dengan Pihak media Global News..

(Red/editor Burhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *