Globalnews7.id,Bekasi – Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kabupaten menyiapkan strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini dilaksanakan dalam kerangka Operasi Lilin Jaya 2025, dengan mengacu pada evaluasi pelaksanaan Operasi Lilin Jaya tahun sebelumnya.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kabupaten Kompol Sugihartono menyatakan, persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, sarana prasarana, hingga pemetaan titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan.
“Operasi Lilin Jaya 2025 kami siapkan berdasarkan evaluasi tahun 2024, agar pengamanan lebih efektif dan masyarakat merasa aman serta nyaman saat beraktivitas di jalan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, yang diterima, Rabu, (17/12/2015).
Dalam menghadapi arus Natal dan Tahun Baru, fokus pengamanan lalu lintas lanjut Sugiartono, diarahkan pada sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur perlintasan masyarakat. Di wilayah Kabupaten Bekasi, jalan arteri terbagi menjadi dua lajur utama, yakni Jalan Pantura dan Jalan Inspeksi Kalimalang, yang selama ini kerap mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim liburan.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi kecelakaan, Satlantas bersama instansi terkait mendirikan sejumlah pos pengamanan (Pospam), pos terpadu, pos pelayanan (Pos Yan), serta pos pantau di titik-titik strategis.
“Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pengendalian lalu lintas, pelayanan masyarakat, serta respons cepat terhadap kejadian di lapangan, ” terangnya.
Terkait rekayasa lalu lintas, Satlantas memastikan bahwa tidak akan dilakukan pengalihan arus atau sistem one way di jalan arteri wilayah Kabupaten Bekasi. Rekayasa lalu lintas, menurut kepolisian, akan difokuskan pada ruas jalan tol yang berada di bawah kewenangan pengelola dan kepolisian terkait.
“Untuk jalan arteri, kami lebih mengedepankan penempatan personel di titik-titik rawan kepadatan guna menjaga kelancaran arus,” jelasnya.
Dari sisi kesiapan personel, Satlantas Polres Metro Bekasi Kabupaten telah menerbitkan surat perintah penugasan bagi anggota yang terlibat dalam Operasi Lilin Jaya 2025. Seluruh personel disiagakan untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, baik di jalur lalu lintas, pos pelayanan, maupun lokasi-lokasi keramaian.
Kepada masyarakat, Kasatlantas mengimbau agar pengguna jalan mempersiapkan diri dan kendaraannya sebelum bepergian. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas, menghindari pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan mudik jarak jauh.
“Keselamatan adalah yang utama. Siapkan fisik dan kendaraan, patuhi aturan, dan hindari mudik menggunakan sepeda motor. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap libur Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,”tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho mengatakan, sasaran Operasi Lilin 2025 difokuskan pada empat klaster utama sebagai sasaran pengamanan.
“Pertama, jalan tol dan jalan alternatif, termasuk jalur menuju kawasan wisata. Kedua, pelabuhan penyeberangan yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Ketiga, tempat-tempat ibadah untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman. Keempat, tempat wisata beserta akses jalannya agar tetap aman dan lancar,” ujar Kakorlantas usai mengikuti Rakor Lintas Sektor pada Senin (15/12).
Agus menyampaikan, puncak arus diprediksi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025. Rekayasa lalu lintas di jalan tol akan dilakukan secara situasional dan menyesuaikan traffic counting atau kondisi kepadatan di lapangan.
“Kepadatan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga di jalur non-tol seperti Gadog, Mengkreng, Cianjur, serta sejumlah ruas di Jawa Timur dan Bali. Seluruh skenario penanganan sudah disimulasikan untuk mengantisipasi peningkatan arus,” jelasnya.
Lebih lanjut, pelabuhan juga menjadi perhatian khususnya pada lintasan Merak- Bakauheni yang seringkali mengalami lonjakan signifikan volume penumpang dan kendaraan
“Kami sudah menyiapkan seluruh skenario, termasuk apabila terjadi cuaca ekstrem, baik di pelabuhan maupun di jalan. Cara bertindak sudah disiapkan semuanya,” tegasnya.(bur)












