Penembak Misterius Bereaksi di Saparua,Welma Hatu Tewas

Penembak Misterius Bereaksi di Saparua,Welma Hatu Tewas

Ambon,Globalnews7.id

Penembak misterius bereaksi di Kecamatan Saparua Timue Kabupate Maluku Tengah tepatnya di perbatasan Desa Tuhaha siri sori sarani kemarin.
Kejadian tersebut mengakibatkan kirban WH alias Welma Hatu guru honorer pada SMA 4 Porto Haria tewas.
Welma tertembak pada leher dan sempat dilarikan ke RSUD Saparua namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Penembakan terjadi senen 15 Mei 2023 sekitar pukul 15 30 WIT,lokasi penembakan hanya berjarak 300 meter dari Kantor Camat Saparua Timur tempat Mezak Likumahua suaminya bekerja.
Sumber kepolisian menyebutkan kejadian penembakan ini berawal ketika korban dijemput oleh suaminya di salah satu SMA di desa Haria.
Dalam perjalanan pulang ke desa Itawaka tepatnya di jalan raya pertigaan Kan fi or Kecamatan Negeri Tuhaha sekitar pukul 15.20 WIT tiba-tiba korban di jagetkan dengan bunyi letusan senjata api.

Korban dan suaminya dalam perjalanan itu tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api oleh seorang tak dikenal ukar sumber itu kepada Global sSenen(15/5).
Kata sumber itu lagi peluru dari ketusan senjata api tersebut mengenai korban sehingga korban langsung jatuh terkapar.
Korban tertembak tepat di bagian leher, “”tandasnya.
Kirban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Saparua ubtuk mendapat perawatan medis.
Hanya saja luja yang parah membuat nyawa korban tidak tertolong sedangkan suaminya masih dalam perawatan intensif.

Kirban lain yang selamat RP alias Ronald Papilaya tertembak pada waktu yang hampir bersamaan,pada pipi kanan dan kiri korban sementara di rawat di RSUD Saparua.
Informasi lain yang di himpun menyebutkan,penembakan terjadi senen 15 Mei 2023 sekitar pukul 15.30 WIT lokasi penembakan hanya berjarak 300 meter dari depan kantor Camat Saparua Timur.
Sumber,menyebutkan polisi sudah olah tempat kejadian perkara, namun untuk melakukan otopsi terhadap Welma masih menunggu anaknya dari bon ke Saparua.

Untuk otopsi masih tunggu anak korban dari Ambon ke Saparua karena tunggu keputusan anak korban untuk melakukan otopsi atau tidak,”ujar sumber itu lagi sembar menambahkan Polsek Saparua sementara berkoordinasi dengan Polresta Ambon.
Sementara itu Kapolsek Saparua AKP Jacob Walayo mengatakan pihaknya sementara di tempat kejadian perkara .
Sabar ya kita sementara di TKP,ujar Kapolsek singkat.

Lewerissa Prihatin
Anggota DPR RI Hendrik Lewerissa mengutuk keras kejadian penembakan tersebut.
Karenanya anggota Fraksi Gerindra itu neminta aparat kepolisian bertindak serius untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Apalagi,lanjutnya disekitar tempat kejadian sudah terjadi serupa beberapa kali.
Saya tidak mungkin berasumsi atau berburuk sangka,karennya saya minta aparat kepolisian bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus kasus penembakan tersebut, “ujarnya.Senin (15/5)malam.
Namun begitu dia yakin polisi akan bekerja optimal dan dapat menyelesaikan kasus penembakan ini.

Ini peristiwanya sudah terjadi dan lokasinya hanya di sekitar tempat kejadian yang cenderung gampang ditangani.
Pelaku teror bom yang baru merencanakan dan daerah sasarannya lebih luas saja bisa terdeteksi dan akhirnya pelakunya ditangkap olisi, “ujarnya.
Di pihak lain,Lewerissa warga Itawaka besabar dan tidak bertindak emosional ,serta percaya kepada aparat keamanan.
Sebagai anak negeri,saya berharap warrga Itawaka tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasusnya kepada polisi, “ujarnya.

DPRD Kecam
Terpisah, Komisi I DPRD Maluku mengecam keras tindakan tidak tepuji oleh oknum tidak dikenal.
Sekertaris Komisi I DPRD Provinsi MalukuMichael Tasane mengatakan tindak penembakan yang mengakibatkan satu kirban meninggal dunia dan satu lainnya harus di rawat di RS.
Ini perbuatan yang tidak dapat dibenarkan maka sebagai komisi yang membidangi masalah hukum,kami mengutuk keras dan meminta kepolisian untuk usut tuntas termasuk melakukan investigasi terkait penembakan misterius tersebut, tegas Tasane.
Dijelaskan,perbuatan penembakan masyarakat ini jika tidak di usut maka akan menimbulkan persoalan baru yang berorentasi mengaggu kamtibmas dilingkungan Kecamatan Saparua Timur.

Selain itu peran inteljen juga harus dapat dioptimalkan oleh kepolisian untuk mencari dan menangkap pelaku penembakan artinya pelaku harus ditangkap dan diperhadapkan pada hukum.
Hal ini bertujyan agar ada kepastian hukum bagi masyarakat sehingga tidak menimbulkan prasangka buruk antara satu dengan yang lain yang berujung pada ketegangan di tengah masyarakat.

Polisi Diminta Usut
Terpisah Praktisi hukum Fileo Pistos Noija medesak pihak kepolisian segera usut dan tuntaskan kasus penembakan di Saparua yang mengakibatkan adanya korban.
Menurutnya,kasus tersebut segera di tuntaskan sehingga jangan sampai dimanfaatkan motif di balik penembakan yang terjadi sehingga bisa mengetahui siapa pelakunya dan apa penyebabnya,”pintah Noija.
Noija mengharapkan lagi, pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus ini dalam tenggang waktu yang tidak terlalu lama sehingga dapat dilihat siapa yang melakukan dan atas dasar apa sehingga terjadi penembakan tersebut.

Hal ini penting sehingga tidak menggau kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, sekaligus dapat memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat .
Kata dia,kepolisian secelatnya mengambil langkah antisipatif sebab kalau sefikit saja lengah,bisa dimanfaatkan oleh provakator untuk nembuat keadaan semakin memanas yang bisa memicu terjadinya konflik di masyarakat.(Nn-05)

Nn-05 editor burhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *