Pengamat Hukum Parman.SH.MH : Kecam Rencana Pembunuhan Ketum CIC,Dugaan Terkait Pemberitaan

Breaking News

Globalnews7.id,Jakarta-Sosok pegiat anti korupsi yang juga seorang Ketua Umum Corruption Investigation Commiittee (CIC) beberapa bulan ini cukup pedas dalam berbagai pemberitaan yang beredar terkait korupsi.Sehingga ada indikasi dan dugaan rencana pembunuhan terhadap Ketum CIC R.Bambang.SS.

Adapun kejadian tersebut terjadi saat Ketum CIC sedang mengantar anak yang ingin kelas resing di wilayah Balai Kota Mall Tanggerang sekitar pukul 19’30 Wib dengan menggunakan sepada motor. Dan tiba tiba mobil warna hitam tampa plat langsung menabrak yang bersangkutan, lalu kabur.

Adapun dugaan rencana pembunuhan tersebut agar seperti murni kecelakaan yang sudah dibungkus rapi.

Parman.SH.MH menegaskan,”Rencana pembunuhan terhadap tokoh pengiat anti korupsi nasional sebagaimana yang terjadi, menunjukkan ada upaya memainkan politik kekerasan oleh segelintir oknum elite ala pembunuhan tokoh-tokoh politik di Timur Tengah atau Amerika Latin, sebagai ekspresi ketidakpuasan terhadap proses elektoral yang sudah berjalan. Negara tidak boleh membiarkan aksi kekerasan tersebut sebelum terlanjur menjadi ‘lingkaran setan kekerasan’ dalam korupsi Indonesia,” tegas Parman pengamat Hukum kepada wartawan, Kamis (30/7/2026) di Jakarta.

Parman menambahkan, di Indonesia sendiri tak memiliki tradisi rencana pembunuhan dengan cara demikian. Karena itu, dia meminta semua elite pegiat anti korupsi jangan kendur untuk mengungkap kasus kasus korupsi serta menjunjung tinggi penegakan hukum dan demokrasi di Indonesia.

” Saya Apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh pegiat anti korupsi yang telah mengungkap kasus korupsi yang terjadi di Indonesia,saya meminta tegas kepada Polri segera mengungkap kasus ini hingga tuntas atas ada dugaan pembunuhan tokoh pegiat anti korupsi dan Ketua Umum CIC dan menjadi benteng terdepan NKRI. Kesiapsiagaan Polri dalam menjaga NKRI ini hendaknya juga diikuti dengan sikap elite yang antikekerasan dan mengedepankan cara-cara bermartabat dalam berpolitik. Elite politik seharusnya menyadari bahwa kekuasaan bukanlah segalanya, sehingga tidak perlu cara-cara jalanan untuk merebutnya. Sebaliknya, sekeras apa pun otak intlektual yang terlibat harus diungkap.Perbuatan yang melanggar hukum atau terkait pemberitaan korupsi selamanya ini, tidak boleh membawa Indonesia pada sebuah lingkaran setan kekerasan,”pungkas Parman.SH.MH DI jakarta kamis siang.

(Red/bn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *