Globalnews7.id,Jakarta – Sekretaris Jenderal Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Burhanuddin, S.H., menegaskan bahwa KAKI berkomitmen menjadi mitra strategis aparat penegak hukum (APH) dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.senin,(27/07/2026).
Menurut Burhanuddin, pemberantasan korupsi tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Keberhasilan menciptakan pemerintahan yang bersih membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan negara serta keberanian melaporkan dugaan penyimpangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“KAKI hadir sebagai organisasi yang berpihak pada kepentingan bangsa dan negara. Kami siap membangun sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari praktik korupsi,” ujar Burhanuddin.
Ia menegaskan bahwa setiap laporan atau informasi yang diterima KAKI akan dikaji secara objektif dan disampaikan kepada instansi berwenang apabila didukung data dan bukti yang memadai. Dalam setiap langkahnya, KAKI tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menghormati seluruh proses hukum.
“Kami mengajak masyarakat agar tidak takut menyampaikan informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi. Partisipasi publik merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan penggunaan keuangan negara,” tambahnya.
Burhanuddin juga menekankan bahwa KAKI akan terus melakukan edukasi antikorupsi, membangun budaya integritas, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di berbagai sektor sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi.
Di akhir keterangannya, Burhanuddin berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antara organisasi masyarakat, aparat penegak hukum, media, dan seluruh elemen bangsa agar upaya pencegahan dan penindakan korupsi dapat berjalan secara efektif, profesional, dan berkeadilan demi terwujudnya Indonesia yang bersih, maju, dan berintegritas.
(Red/PN)












