Globalnews7.id,Karimun – TNI Angkatan Laut melalui jajaran Lantamal/Koarmada, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, menunjukkan komitmen kuat dalam misi kemanusiaan dengan melepas bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Medan, menggunakan KRI Teluk Gilimanuk-531. Kegiatan tersebut berlangsung di pangkalan/dermaga TNI AL Karimun.
Acara pelepasan bantuan kemanusiaan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta pejabat tinggi TNI AL, sebagai bentuk sinergi konkret antara unsur militer dan pemerintah daerah dalam merespons cepat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Bantuan yang dikirimkan berupa sembako dan kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, minyak goreng, serta logistik penting lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir. Seluruh bantuan dikemas dan dipersiapkan secara sistematis guna memastikan proses pendistribusian berjalan aman, cepat, dan tepat sasaran.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pejabat juga melakukan peninjauan langsung terhadap logistik bantuan, dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan armada laut, serta sesi foto bersama di depan meja bantuan dengan latar belakang kapal perang TNI AL, yang mencerminkan kesiapsiagaan negara dalam menjalankan misi kemanusiaan lintas wilayah.

Pada dokumentasi video kegiatan, terlihat jelas Bupati Karimun dan Ketua DPRD Kepri mendampingi langsung proses pelepasan bantuan, sebagai simbol kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap penderitaan masyarakat yang terdampak bencana.
Menanggapi kegiatan tersebut, Koordinator DPP Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Cecep Cahyana, serta DPD kpk Tipikor kab.karimun menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi atas sinergi TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam misi kemanusiaan ini.
“Kami dari DPP KAKI sangat mendukung langkah cepat dan responsif yang dilakukan TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Karimun. Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat, bukan hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam situasi darurat kemanusiaan,” ujar Cecep Cahyana.
Cecep menilai, penggunaan KRI Teluk Gilimanuk-531 sebagai sarana pengiriman bantuan menunjukkan kesiapan dan keunggulan TNI AL dalam mendukung operasi kemanusiaan nasional, khususnya di wilayah kepulauan dan pesisir.

“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat. Ketika militer, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat bergerak bersama, maka penanganan bencana akan jauh lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Melalui pengiriman bantuan ini, TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Karimun berharap dapat meringankan beban masyarakat korban banjir, sekaligus menegaskan peran strategis TNI AL sebagai garda terdepan tidak hanya dalam pertahanan laut, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan berskala nasional.
Sinergi lintas sektor ini menjadi pesan kuat bahwa negara tidak tinggal diam saat rakyat tertimpa musibah, serta terus hadir dengan langkah nyata, cepat, dan berkelanjutan demi kemanusiaan.(pn)












