Daerah  

Cen Sui Lan Akan Alihkan Anggaran 50 M ke Lingga

(Keterangan foto : anggota Komisi V DPR RI, Dapil Provinsi Kepri, Cen Sui LAN saat meninjau jalan Nasional dikwasan Kabil, Batam baru- baru ini.)

BATAM,KEPRI-GLOBALNEWS7.ID

Sebab Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga tak dapat mengeksekusi anggaran lantaran tersendat urusan pengalihan aset dari BP Batam ke Kementerian PUPR.

Cen mengungkapkan rencana itu sewaktu meninjau pengerjaan dua culvert box dan drainase di ruas jalan Simpang Kabil ke Telaga Punggur, pada Rabu (26/10/2022) belum lama ini.

Ruas jalan itu berstatus jalan nasional. Kedua proyek tadi bertujuan pencegahan banjir di Batam.

“Karena dana itu jerih perjuangan (di DPR), saya memilih mengalokasikan ke jalan nasional di Kabupaten Lingga,” ungkap Cen, anggota Komisi V DPR, baru-baru ini. Kendati bukan Batam, bagi Cen duit puluhan miliar tadi tetap ke Kepri.

Nah, tahun 2023, Lingga mendapatkan alokasi pembangunan jalan nasional di Singkep dan Daik.
Keterangan photo
Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di Kota Batam, Sabtu (29/10/2022). F- nurul atia/Dungo)

Tahun 2022, Di Batam Ditjen Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) mengerjakan proyek APBN senilai Rp 23,5 miliar itu.

Saat peninjauan, Cen didampingi Kepala BPJN Kepri Handyana. Kemudian Faisal Staf Ditjen Bina Marga dan Hendra Kepala Satker Jalan Nasional Wilayah I.

Selain banjir, pembangunan culvert box dan drainase di lokasi juga meniadakan macet sering terjadi akibat banjir.

“Namun, penyerahan aset jalan nasional di Batam ini, tak tuntas dari pihak BP Batam,” keluh Cen sembari menegaskan ke BP Batam segera menyelesaikan urusan penyerahan aset itu.

Karena belum tuntas penyerahan, Ditjen Bina Marga tersendat lantaran itu menjadi temuan BPK.

Audit BPK, kata Cen, selalu memberikan catatan khusus.

“Jangan karena egosentris pihak BP Batam, karena di ROW jalan nasional itu ada jaringan air, pipa dan listrik dan gas, (kabel) fiber optik serta jaringan lainnya yang mendapatkan fee, justru mengorbankan kepentingan masyarakat lebih besar,” sentil Cen, tangan kanan Airlangga Hartarto, Ketum Golkar, di DPP MKGR.

Akibatnya, lanjut Cen, Kementerian PUPR tak mau menganggarkan lagi jalan nasional di Batam, sebelum urusan penyerarahan aset tuntas.

Sedianya Batam tahun 2023 mendapatkan alokasi Rp 50 miliar ruas jalan nasionak ke Barelang.

“Tapi, Pak Dirjen Bina Marga Pak Heidy Rahardian meminta saya, agar sebelum itu tuntas dialihkan saja,” kata Cen mengulang penegasan Pak Dirjen.

(Penulis:Dungo) (editor;burhanuddin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *