JAKARTA-globalnews7.id
Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CIC) menuntut KPK untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi Bupati Majalengka dan Bupati Sumedang.
Kedua Bupati tersebut yang diduga melakukan penyalahgunaan pengunaan keuangan daerah (APBD) dalam Dugaan Korupsi Pelaksanaan Proyek Pekerjaan Pembangunan dan Pengelolaan Pasar cigasong Cikijing 2018-2020 Kabupaten Majalengka dugaan Korupsi Pelaksanaan Proyek Pekerjaan Dinas PUTR Pemiliharaan Jalan dan Insfrastruktur Jalan di Kabupaten Majalengka TA 2020
yang dirasa sudah menyengsarakan masyarakat. Sama halnya yang dilakukan Bupati Sumedang Dugaan Korupsi Pelaksanaan Proyek Pekerjaan Pembangunan dan Pengelolaan Pasar cigasong Cikijing 2018-2020 Kabupaten Majalengka termasuk Kadispemda.
(bupati majalengka)
Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS menegaskan,” Saya minta dengan tegas agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas kasus korupsi Bupati Sumedang Dr.Dony Ahmad Munir ST.MM dan Bupati Majalengka Dr.H Karna Sobahi MM.Pd yang kasus korupsinya sudah ditangani pihak KPK,jelas ini menjadi pertayaan besar “Ada Apa”kasus korupsi yang melibatkan kedua pejabat daerah ini seakan “Jalan Ditempat” atau pihak KPK sudah menjadi “Macan Ompong”,tegasRaden Bambang.SS Kamis (24/11/2022) kepada wartawan di Jakarta.
CIC menilai, kerugian negara akibat kasus-kasus tersebut mencapai ratusan miliar. CIC pun menyayangkan keterlibatan Bupati Majalengka dan Bupati Sumedang dalam kasus-kasus korupsi tersebut.
Raden Bambang.SS mengungkapkan,”Saya berharap pihak KPK tidak tebang pilih dalam melakukan pemberantasan korupsi di negeri ini. Besar atau kecil nilai korupsinya, lanjut dia, semuanya sama-sama menyengsarakan rakyat. Ketua Umum CIC pun berharap KPK bisa profesional dalam menjalankan tugas mulianya,”ungkap Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS.
( bupati sumedang)
Hasil Investigasi yang dilakukan CIC, kedua pejabat daerah ini telah dicederai sendiri oleh Bupatinya. Karena itu, kami meminta agar KPK segera mengusut kasus ini hingga tuntas. Kami tidak ingin cita-cita mulia dirusak dan dinodai oleh koruptor,” pungkasnya.
(Burhanuddin)












