AMBON,Globalnews7.id–Dinas Perikanan Kota Ambon menyalurkan,dua ton ikan jenis tuna dan cakalang di Pasar Murah.
“Kita laksanakan Pasar murah khusus ikan, Kegiatan ini kita salurkan dua ton ikan cakalang dan tuna kepada masyarakat,”ungkap Kepala Dinas Kota Ambon F.Mail disela-sela kegiatan tersebut kemarin.
Dikatakan,ikan tuna dan cakalang di jual dengan harga 20.000 per ekor yang beratnya bervariasi antara 1,1-1,8 kg ,”ujarnya
Saat ini,sambungnya harga ikan ukuran besar di pasaran melonjak tinggi antara rp.60.000 sampai rp.65.000 per ekor.
Harga ikan ditinggi,tambahnya,dipengaruhi,dengan tinggi kondisi lautan dengan tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter.
Kondisi ini nelayan belum bisa beraktifitas,sebab angin dan arus laut kencang,mengakibatkan kerumunan ikan tidak optimal dan hasil tangkapan jauh berkurang ungkapnya.
Antusias masyarakat cukup besar dalam menyambut kegiatan pasar murah ikan,sebab harga yang diberikan jauh lebih rendah dari harga pasar,sehingga kebutuhan masyarakat akan protein hewan bisa terpenuhi.
Sasaran kegiatan ini pemenuhan ketahanan pangan dari protein ikan mengingat saat ini harga ikan cenderung naik,inflasi meningkat dan daya beli turun.
Sasaran utama pengendalian inflasi tetapi juga pemenuhan gizi dan protein hewan,”jelasnya
ORIENTASI TPK
Selain itu,Tim Pendamping Keluarga(TPK )se Kota Ambon mengikuti orientasi pendampingan pemerintah daerah setempat di Hotel Marina,Kamis(20/6/2024)Kegiatan digagas Dinas Pengendalian Penduduk dan KB(DPPKB)bekerja sama TP-PKK Kota Ambon.
Ketua TP-PKK Maluku Nita Sadali le dan Ketua TP-PKK Kota Ambon Desa Kaya hadir pada acara tersebut.
Sapulete saat membacakan sambutan Penjabat Walikota Ambon mengatakan,pelaksanaan orientasi ini agar dapat menghasilkan tim yang benar-benar siap dan mampu memberikan pelayanan maupun pendampingan terbaik kepada masyarakat sehingga TPK menjadi mitra pemerintah handal dalam target penurunan angka stunting.
Menurutnya upaya pencegahan stunting bukanlah tugas yang mudah diselesaikan secara individu,tetapi merupakan tanggungjawab bersama warga Kita Ambon untuk memastikan setiap anak mendapatkan gizi yang cukup dengan pola asuh sehat.
Kepada peserta yang hadir saya ingatkan bersungguh-sungguh dan serius dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.Jadikan kesempatan ini sebagai awal dalam pengabdian diri kepada masyarakat,”tegasnya
Ditempat yang sama Ketua TP-PKK Kita Ambon Desa Kaya menegaskan,pentingnya peran TPK dalam mendampingi calon pengantin yang akan segera membangun rumah tangga,sebab tak jarang banyak permasalahan yang timbul dalam perikanan termasuk stunting.
Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan keluarga yang sehat dan bahagia dengan memastikan setiap langkah
kita didasari oleh pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya gizi yang baik guna pencegahan stunting.
Sebagai informasi TPK adalah sekelompok tenaga yang dibentuk terdiri dari Bidan,TP-PKK serta kader KB,untuk melaksanakan pendampingan meliputi,penyuluhan,fasilitas pelayanan rujukan,fasilitas penerimaan prigram-program bantuan maupun melakukan surveilans keluarga beresiko stunting.
(Nn-05)












