Warga Negara Iran ditangkap Saat Menerima Paket Sabu yang di kamuflase menjadi Keramik

Jakarta,Globalnews7.id– Polda Metro Jaya Menangkap seorang Warga Negara (WN) Iran bernama Hadi Mohseni terkait kasus Narkoba. Mohseni di Tangkap dengan barang bukti 4,4 Kilogram sabu yang di kamuflase menjadi keramik.
“Telah dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka Warga Negara Iran dengan barang bukti sabu seberat 4,4 kilogram.” Kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak. Selasa 22/10/2024.

Mohseni ditangkap pada selasa 22/10/2024 disebuah hotel di kawasan Pluit Penjaringan Jakarta Utara. Kasus bermula dari temuan dari kepolisian terkait adanya pemgiriman narkoba dari Dubai ke Indonesia yang di kamuflase menjadi lempengan Keramik.

“Mendapat informasi tentang adanya pengiriman Narkoba melalui ekspedisi yang berisi dua buah lempengan berbentuk persegi panjang seperti keramik lantai atau marmer yang masing masing mengandung narkotika jenis sabu.” Ujar Donald Parlaungan Simanjuntak.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan control Delivery guna mengetahui si penerima. Diketahui barang haram tersebut akan dikirim ke hotel di Pluit dengan penerima atas nama Hadi Mohseni.

“Sesampainya di depan hotel, tim bersama petugas ekspedisi menghubungi penerima dan akan bertemu di depan hotel. Kemudian petugas ekspedisi menyerahkan paket kepada penerima atas nama Hadi Mohseni.” Jelasnya.

Penyidik pun bergerak dan berhasil mengamankan pelaku dari tangan pelaku, diamankan barang bukti sabu seberat 4,4 kilogram yang dikamuflase menjadi keramik.

“Saat di depan loby hotel, dilakukan penangkapan dan paket yang di terima disita sebagai barang bukti. Setelah7 diintrogasi dan di periksa identitasnya diketahui penerima paket tersebut bernama Hadi Mohseni Warga Negara Iran.” Tuturnya.

Saat ini Hadi Mohseni telah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyidikan mendalam Terkait kasus tersebut.

(AM Thalib)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *