Ambon,globalnews7.id
Pejabat Walikota Ambon,Bodewin Wattimena mengungkapkan,sebanyak 300 bangunan rumah yang teridentifikasi terbakar di lorong tahu, Mardika,Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau.
Untuk rumah,ada angka 300 lebih,tapi nanti kita rilis secara resmi, kita terus melakukan pendataan, tapi yang pasti untyk data saat ini,terus kita kumpulkan dan akan kita laporkan secara berjenjang,.Sementara untuk yang lainnya, belum kita sampaikan ke tahapan rehabilitas dan rekonstruksi,karena kita masih ada dalam 12 hari penanganan darurat bagi para korban kebakaran,”jelas Wattimena kepada wartawan di Balai Kota Ambon, kemarin.
Diketahui berdasarkan data Dinas Sosial Kota Ambon terdata sebanyak 304 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 891 terdampak kebakaran.
Kita belum n
bisa melakukan tindakan tindakan apapun selama masih terpasang polisi line di lokasi.
Kita berikan kesempatan kepada kepolisian untuk mengidetifikasi penyebab terjadinya kebakaran, “tuturnya.
Wattimena menambahkan,pihaknya telah menyediakan MCK dan lainnya, seduai kebutuhan pengungsi.Prinsifnya,apa yang dilakukan Pemerintah Kota saat ini, itu sudah sesuai standar penanganan darurat.
Selain itu soal air bersih telah diminta agar fropil yang sebanyak-banyaknya,kemudian mobil air milik Pemerinatah Kota Ambon dan yang lainnya untuk para pengungsi,”katanya.
Kantor Wilayah(Kanwil)Bea Cukai Maluku bersama Darma Wanita dan Komunitas Raudhoh Kota Ambon,turut berkontribusi bagi korban kebakaran Lorong Tahu, kawasan Mardika, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau,Kota Ambon.
Bantuan diserahkan Rabu(14/12/2022)oleh Kepala Bidang Fasilitas Bea Cukai Marilyn Rhonda Y Loupatty,kepada Lurah Rijali, Marlina Haupea,Raudhoh Kota Ambon.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Saktiawan kepada wartawan dilokasi pengungsian Lorong Tahu mengatakan,bantyan yang di berikan berupa kebutuhan primer, berupa susu bayi,roti,perlengkapan sholat, alat rumah tangga,termos,alat makan,alat mandi,popok,beras,galon dan sembilan bahan pokok(sembako)lainnya.
Semua kebutuhan tersebut dibelanjakan sesuai jumlah kirban yang tinggal di tenda pengungsian.Dengan total sebesar rp.20 jutaan, “ujarnya.
Bantuan tersebut tambahnya, berasal dari Kanwil Bea Cukai dan Komunitas.
Terkait dengan itu pihaknya berharap dapat bermanfaat bagi para pengungsi.
Terkait bantuan,sudah kami serahkan dan kita berharap dapat bermanfaat, “tuturnya.
Jurnalis(Nn-05)












